<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Emoticon&#039;s Ballax</title>
	<atom:link href="http://ballax.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ballax.wordpress.com</link>
	<description>Wajahku di balik topeng</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Jul 2011 02:54:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ballax.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Emoticon&#039;s Ballax</title>
		<link>http://ballax.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ballax.wordpress.com/osd.xml" title="Emoticon&#039;s Ballax" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ballax.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Puizimoe, puizikoe juga!</title>
		<link>http://ballax.wordpress.com/2009/05/06/puizimu-puiziku/</link>
		<comments>http://ballax.wordpress.com/2009/05/06/puizimu-puiziku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 08:59:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ballax</dc:creator>
				<category><![CDATA[corat - coret]]></category>
		<category><![CDATA[ebout me]]></category>
		<category><![CDATA[coretan]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[sms]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ballax.wordpress.com/?p=347</guid>
		<description><![CDATA[TA&#60; PERNAH BISA! Aku tak pernah bisa mencampakan cinta yang tak pernah kau miliki. Aku mencintaimu tapi kau belum memiliki cintaku. Apa yang mesti aku campakkan &#8230;!? Aku tak punya apa-apa lagi selain harapan satu-satunya. Harapan agar kau memiliki cintaku, biar tak ada lagi apapun yang ingin kucampakkan.! HANYA BUTUH CINTAMU, TIDAK LEBIH! Seperti kemarau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ballax.wordpress.com&amp;blog=2769743&amp;post=347&amp;subd=ballax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ballax.files.wordpress.com/2009/05/laila90.jpg"><img src="http://ballax.files.wordpress.com/2009/05/laila90.jpg?w=77&#038;h=96" alt="" title="laila90" width="77" height="96" class="alignright size-thumbnail wp-image-449" /></a><br />
<span id="more-347"></span></p>
<p style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">TA&lt; PERNAH BISA!<br />
Aku tak pernah bisa mencampakan cinta yang tak pernah kau miliki.<br />
Aku mencintaimu tapi kau belum memiliki cintaku.<br />
Apa yang mesti aku campakkan &#8230;!?<br />
Aku tak punya apa-apa lagi selain harapan satu-satunya.<br />
Harapan agar kau memiliki cintaku, biar tak ada lagi apapun yang ingin kucampakkan.!<br />
</span></p>
<p style="margin-top:20px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">HANYA BUTUH CINTAMU, TIDAK LEBIH!<br />
Seperti kemarau yang menanti hujan, kutunggu kabarmu yang masih diam. Apakah engkau baik-baik saja? Seperti padang pasir yang tersenyum karena nampak gersang meradang.<br />
Ada apa dengan mu, kenapa aku tak lagi bisa mengenalmu?<br />
Pada jejakmu di hatiku, aku hanya bisa mengucap salam dengan do&#8217;a.<br />
Agar kau tak pernah kurang, selalu senyum dan bahagia menjelang. </span></p>
<p style="margin-top:20px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">DIMANA ADAMU?<br />
Dalam derai canda hujan sore hari, kulipat tangan mendekap dingin. Tiufan angin sepoi hadirkan sejuk yang mengungkung dedaunan. Kusisir jalanan yang mulai basah. Jejak kakiku hilang terbilas air. Debu jalanan setia mengekor di jalan landai, mengikuti gerak air yang menari-nari.<br />
Tiba-tiba aku ingin berjalan di belakangnya. Mengalir dan mengalir, lalu berhenti di tapak kakimu.<br />
Di mana adamu pada senja ini? Mungkinkah bisa kutemui jejakmu di jalanku yang landai, di mana debu bersatu dalam genangan air yang kecoklatan.</span></p>
<p style="margin-top:20px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">PERMISI, AKU PERGI!<br />
Setelah melintasi waktu bersimbah pesonamu, kini semua terasa tiada. Makna yang terendap lama dan mendekam dalam gugusan matahari, tak lagi bisa kuraba. semua seperti kembali kosong. Harapanku akanmu, seperti menemui titik penghabisannya. Apa gerangan yang terjadi? Tiba-tiba aku enggan mengumbar rinduku. Tiba-tiba aku ingin berhenti mencintaimu, mungkinkah karena sahajamu yang makin lama tak lagi membiusku. Perlahan menghilang di balik tutur kata yang masih serupa pelangi. Auramu yang makin pudar oleh sikap tak pasti. Pongahmu melemahkanku. bisumu menyurutkan langkahku. Aku lebih baik pergi membawa cintaku. Permisi&#8230;!</span></p>
<p style="margin-top:20px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">YANG TERINDAH, YANG TERDALAM<br />
Segalanya telah terbebas waktu. Aku masih terhisap sepi yang memagut. Di ujung sapaku yang tertatih menujumu, kucoba teduh dalam satu hiba; semoga kau tetap terbaik dan terindah yang pernah ku temui dalam sisa waktuku. (Ny, Mei09)</span></p>
<p style="margin-top:20px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">DALAM WIRID LEMAH<br />
di sini, masih bisa kucium harum tubuhmu yang terjerat lelah<br />
di sini, masih ku coba meraba pelung hatimu yang memadamkan perapian<br />
di sini, masih kubingkai bayangmu yang tergambar di balik kelebat canda kemarin malam<br />
di sini, masih bisa kurasakan hembusan nafas tenangmu, yang terbaring manja dalam dekapan<br />
di sini, aku terbius wajah cantikmu yang simpan dahaga<br />
di sini, aku mengundang semilir angin untuk do&#8217;a yang kubaca,<br />
dalam wirid lemah untuk bahagiamu. (Ny90)</span></p>
<p style="margin-top:20px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">YANG TAK TERLUPA<br />
Tak hilang dalam ingatan. Saat ruang kosong menyekat di kepala, bayangmu mematuk seketika. Merama-rama tak hilang, melebur nyata dalam biru rindu yang terpelihara. Entah di mana adamu, aku hanya tahu kau selalu menghadirkan getar-getar indah yang kuhiba menjadi bahagia, di setiap tarian debu dan derai gerimis satu-satu.</span></p>
<p style="margin-top:20px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">TERBATA&#8230; TERTATIH&#8230; TERKULAI<br />
Seindah senja yang berselimut mendung, mengunci pada kantuk yang melukis peraduan. Seindah itu pula rasa yang bersemayam dalam dadaku. Mengunyah rindu yang makin menumpuk saat kudapati binar matamu menyongsong langi-langit ruangan.<br />
Kesiap senyummu membakar rapuh ku yang sempat lenyap dihantam badai ragu. Sungguh kah ini anugerah? Membiarkan anganku terus menulis apapun tentangmu.<br />
Terbata dalam cakap. Tertatih dalam jejak. Terkulai dalam senyap. Terluka dalam penantian. Terpatuk dalam cintamu, satu satunya. Inikah anugerah?<br />
Mungkin dalam guyuran gerimis sore hari, aku bisa temukan jawabnya. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' /> </p>
<p></span></p>
<p style="margin-top:20px;margin-bottom:0;">
_________________________________________
</p>
<p style="margin-top:5px;margin-bottom:0;"><strong><span style="color:#ff00ff;font-family:Tempus Sans ITC;">ini cerita ttg rinduku yg di kemas dlm SMS, tapi swear gak pake sayang2an uy! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':smile:' class='wp-smiley' /> </span></strong></p>
<p style="margin-top:15px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">Kpd hujanku, aq t&#8217;kan lelah mnrima capamu yg jtuh baik pgi, ptang, sore, d mlm hari. Karena aq adalah bumimu.</span></p>
<p style="margin-top:15px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">Hujanmu dpt jtuh di bumi mnpun yg kau sukai. Tapi di bumiku, airnya t&#8217;kan kubiarkan mengalir, mengedap tersia-siakan. Hujanmu hijaukan daunku tumbuhkan cintaku.</span></p>
<p style="margin-top:15px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">Stetes air di daun talas, di dlm kolam bgaikan seorang narapidana yg trpisahkan. Merindukan angin tuk dapat berkumpul kembali&#8230;! </span></p>
<p style="margin-top:15px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">Bidadariku, stapa selara nda2 cinta dlm lgu. Rinduku b&#8217;bisik lirih bgai bunyi2an yg smar yg mengembara di mlm trang berbintang. Rinduku itu akan sampai kpdamu, masuk kedlm jendela kamarmu. Menjelma, ada aq dlm mimpimu!</span> </p>
<p style="margin-top:15px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">Percayalah! Kehadiranmu bkanlah semu, tak sperti lmbayung di senja hari wlau indah tak dpat t&#8217;rsentuh. Kmu ada tak hnya diplpuk mta, dgn sgla keindahn c&#8217;rita jdilah yg t&#8217;rindah!</span></p>
<p style="margin-top:15px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">Pgiku dlu d kni tak ada bdanya. Ada nmmu yg kusebut saat mtaku t&#8217;buka song2 mtari pgi! </span></p>
<p style="margin-top:15px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">Kmarin kta b&#8217;temu, hri ini qu mlai kgen!</span></p>
<p style="margin-top:15px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">Seandainya &#8216;q boleh mmilih, &#8216;kan q hbizkan mlm mggu ini brsmmu <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="margin-top:15px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">Aq masih saja trjaga, meski angan brontak tak mau. Yg q tau langkah kakiku menuju hatimu, lain tidak! </span></p>
<p style="margin-top:15px;margin-bottom:0;"><span style="font-family:Tempus Sans ITC;">Aku sllu ingin bisa mencium harum rambutmu pd rentetan pagiku. Hari ini, kemarin, esok atau lusa. </span></p>
<p style="margin-top:30px;margin-bottom:0;"><a title="back to cover!" href="http://ballax.wordpress.com"><img style="border:black 2px solid;" src="http://ballax.files.wordpress.com/2008/04/18left025.jpg?w=73&#038;h=40" alt="back to cover!" width="73" height="40" /></a></p>
<p><img /><br />
<img /></p>
<p></p>
<br /> Tagged: coretan, puisi, sms <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ballax.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ballax.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ballax.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ballax.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ballax.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ballax.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ballax.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ballax.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ballax.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ballax.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ballax.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ballax.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ballax.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ballax.wordpress.com/347/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ballax.wordpress.com&amp;blog=2769743&amp;post=347&amp;subd=ballax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ballax.wordpress.com/2009/05/06/puizimu-puiziku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e7e0f2eb729c95ad2357df600ad6e841?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">ballax</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ballax.files.wordpress.com/2009/05/laila90.jpg?w=77" medium="image">
			<media:title type="html">laila90</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ballax.files.wordpress.com/2008/04/18left025.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">back to cover!</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
